oleh

Atlit Butur Persembahkan Medali Emas untuk Sultra di PON Papua

Reporter : Yus Asman

BUTON UTARA – Atlit pendayung asal Desa Banu-banua Jaya Kabupaten Buton Utara (Butur) yang mewakili provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Dayumin berhasil mempersembahkan medali emas diajang jarak 200 meter putri dengan nomor Cano 1(C1) dalam ajang PON XX Papua.

“Saya bertekad menjadi atlet dayung karna Termotivasi dari ayah saya yang dimana notebenenya adalah atlit juga dan pernah mewakili Indonesia,” ungkap Dayumin dikonfirmasi via seluler, Jum’at 01 Oktober 2021.

Pramuka

Dayumin mengaku bangga dan bersyukur atas capaian yang ia torehkan. Apalagi ini adalah PON terakhirnya karena batasan usia.

Baca Juga: Kegiatan Skala Besar di Baubau Belum Dibolehkan

“Pastinya saya bangga sekali dan bersyukur apa lagi ini adalah PON terakhir saya. Medali emas ini saya persembahkan untuk masyarakat Sulawesi Tenggara terutama untuk almarhumah ibu saya dan orang tua saya,” ujarnya.

Sebelum menjalani kompetisi PON, ia sudah menargetkan bisa meraih medali. Rupanya harapan Dayumin terkabul.

“Untuk ajang PON ini saya memang menargetkan medali emas karna ingin mempertahankan prestasi pada PON 2016 di jawa barat. Dan target saya berikutnya adalah sea games dan asian games,” tambahnya.

Ia menyebut, yang menjadi saingan beratnya adalah atlit asal Jambi dan Jawa barat.

Baca Juga: Resmi Dibuka Media Center Jakarta PON XX Papua 2021, Atal S: Berharap Bisa Berfungsi Penuh Sebarkan Informasi Secara Cepat dan Akurat

“Berat persainganya dan sangat ketat karena lawannya merebut medali emas tersebut pernah bersama-sama di ajang nasional dan pernah latihan bersama-sama ditimnas,” katanya.

Ia berharap agar pemerintah baik pemerintah daerah (Pemda) Butur pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra agar selalu mendukung atlit terutama para atlet dayung.

Ia menilai banyak atlit dayung yang berpotensi di Butur maupun Sultra tetapi karena keterbatasan dan alat yang kurang memadai sehingga terkadang para atlit tersebut kurang semangat dalam latihan.

Kedepan, dirinya ingin pemerintah memberikan perhatian seperti memperbaiki asrama pelatihan atlit dayung. Ia juga berharap.di PON selanjutnya semangatnya dapat dilanjutkan atlit dayung lainnya.

Baca Juga: Pengamat : NasDem Berkembang Ditangan Gubernur Sultra

“Jangankan peralatan, asrama untuk atlit dayung ini saja, asrama pelatih belum ada sentuhan dari pemerintah untuk di rehabilitasi. Dengan menyumbangkan medali emas ini saya berharap agar pemda Butur maupun pemerintah provinsi memberikan apresiasi dan asrama pelatih segera di rehabilitasi. Atlit dayung agar jangan berputus asa dan terus semangat dalam latihan dan tentu selalu berdoa kepada Tuhan yang maha kuasa,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Dayumin juga sebelumnya meraih medali emas pada PON XIX di Jawa Barat pada tahun 2016 silam.

Terkini